Iklan adalah media yang sangat dibutuhkan dalam
pemasaran. Tak hanya di dunia nyata, tapi di dunia maya iklan juga begitu
diperlukan untuk pemasaran. Nah.. di internet itu ternyata ada banyak sekali
jenis iklan lho, ada yang namanya PPC
(pay per click), TLA (text link ads), iklan mandiri, CPM (cost per mile), PPA (pay per action) dan banyak lagi.
Dari beragam metode periklanan di internet itu, kita
juga bia mendapatkan penghasilan. Gimana caranya? Mari kita bahas.
Dari beragam metode periklanan yang sudah sempat
saya sebutkan tadi, saya mau membahas yang PPC dulu yah. Kenapa PPC? Sebab PPC
ini sangat praktis dan mudah dimengerti cara kerjanya. Jadi ini sangat baus
untuk kita bahas terlebih dahulu.
Apa sih PPC itu? PPC adalah kependekan dari Pay per Click, yakni sebuah metode
periklanan di mana si pemasang iklan nanti hanya akan embayar untuk klik yang
terjadi pada iklannya. Dalam system iklan PPC, ada tiga hal yang sangat
penting, yakni:
·
Advertiser (Pemasang
Iklan)
·
Publisher (Penampil
Iklan)
·
Broker
(Peantara yang mempertemukan anatar pemasang iklan dan penampil iklan)
Broker disini bertugas sebagai perantara yang
mempertemukan antara pemasang iklan dan penampil iklan. Mereka (broker) punya system yang mengatur
semua system iklan PPC, mulai dari penayangan iklan, pengaturan komisis, hingga
semua aktivitas iklan. Jadi, berapa jumlah iklan yang terjadi, iklan mana yang
diklik, semua sudah tercatat di system mereka.
Orang yang hendak memasang iklan PPC biasanya akan
mengunjungi website si broker, lalu
mereka mendaftar disana. Nah si pemasang
iklan harus mendepositkan sejumlah saldo diakun mereka, saldo itu akan dipakai
untuk membiayai iklan mereka.
Misalnya harga satu klik PPC adalah 500 rupiah.
Maka, jika saldo yang didepositkan oleh si pemasang iklan adalah 100 ribu
rupiah maka iklannya akan tampil jika jumlah klik tidak lebih dari 200 (100
ribu: 500 rupiah= 200). Jika iklan sudah diklik lebih dari 200 kali maka iklan
tidak akan ditayangkan lagi, dan kalau iklan mau tayang lagi si pemasang iklan
harus mendepositokan saldo lagi.
Oke, misalnya harga satu klik iklan PPC adalah 500
rupiah. Maka biasanya broker akan
mendapatkan 200 rupiah, lalu 300 rupiah sisanya akan diberikan kepada si
penampil iklan (publisher). Nah.. kalau kita mau mendapatkan uang dari iklan PPC
ini, kita harus menjadi seorang publisher. Jadi, kita harus sudah punya website
atau blog.
Iklan PPC itu biasannya ada dua jenis, yang pertama
berupa iklan teks sedangkan yang kedua adalah berupa iklan gambar.
Untuk kisaran harga, satu klik iklan PPC itu berbeda
antara satu layanan broker dengan
layanan lainnya. Kalau PPC local (PPC yang dikelola oleh orang Indonesia)
harganya biasanya 500 rupiah. Namun, kalau
PPC luar negeri itu berbeda-beda, tergantung harga kata kunci dari iklan
tersebut.
Agar bias mendapatkan penghasilan yang umayan
(misalnya 1 juta ke atas) dari iklan PPC maka kita harus bias mendapatkan
banyak sekali kil. Contoh untuk satu kali klik pada iklan PPC di blog kita,
kita diberi komisi 300 rupiah, maka jika klik yang terjadi adalah 3000 klik
maka komisi yang kita dapat adalah 3000 x 300 = 900.000.
Sebagai publisher
PPC. Kita nggak boleh yang namanya klik palsu atau kita mengklik sendiri
iklan PPC yang kita tampilkan. Broker
sudah punya system yang bisa mengetahui klik palsu, kalau kita ketahuan pasti
kita akan mendapat sanksi. Saanksinya beragam, mulai dari ada iklan yang tidak bisa
tampil hingga yang terberat yakni akun publisher
kita akan di hapus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar